jadi inget masa kecil kalau liat atau denger ini lagu :)
Sunday, 27 February 2011
backstreet boys - show me the meaning of being lonely
jadi inget masa kecil kalau liat atau denger ini lagu :)
Friday, 25 February 2011
time machine
tik tok tik tok ..
waktu berjalan begitu cepat ..

rasanya baru kemarin aku berangkat ke sekolah menggandeng tangan tanteku, lengkap dengan sepatu kaca hitam baru yang terlihat rapi di padu seragam putih biru sebatas lutut dan kaos kaki berenda ..
rasanya baru saja kemarin aku mendapat nilai 20 dalam ujian pertamaku di sekolah dasar, hanya karena soal "berkicau" yang kuartikan sebagai "bicara" oleh manusia. hahaha ..
rasanya baru saja kemarin aku bercerita panjang lebar, dengan bangga pada ibuku, tentang kerjasama dengan saudara kembarku dalam ujian matematika pertama kami, sehingga kami sama-sama mendapatkan nilai bagus..yang berdampak kami harus duduk terpisah sangat jauh dikelas keesokan harinya.
rasanya baru saja kualami pagi dimana, kami akan bersamangat datang kesekolah disambut oleh tebakan nama negara beserta ibu kotanya yang dilanjutkan masing-masing dari kami akan menceritakan cita-cita dan keinginan negara mana yang akan menjadi tujuan kami ketika dewasa.
rasanya baru saja kemarin, dengan lantang aku meneriakkan HO'YA ! dengan bangganya dengan balutan pakaian pramuka yang dipenuhi badge dikedua sisi lengannya.
sepertinya baru saja kemarin, aku berdiri didepan sebuah kaca besar yang tergantung kokoh di dinding kamar dan memperhatika dengan seksama refleksi diriku didalam balutan seragam putih abu-abu lengkap dengan badge, dasi dan name tag sekolah yang kuimpikan sejak SMP.
rasanya baru saja kemaren aku merasa seperti sedang bermimpi, takjub saat memasuki sekolah dengan bangunan usia tua yang terletak di tengah kota.. dan tak terasa sekarang aku sudah menjadi alumni, bahkan kenangan mengenakan kebaya dan di berikan kalung kelulusan masih terasa sangat jelas.
sepertinya baru saja kemarin kualami hari dimana aku ingin waktu berhenti atau bahkan berputar kembali ketika tidak kutemukan namaku dalam pengumuman penerimaan sebuah universitas negeri yang sudah menolakku sebanyak 6 kali hingga saat ini.
waktu berjalan dengan sangat cepat, seolah tidak memberikan kompensasi sedikitpin pada kita untuk menyia-nyiakannya. hingga saat ini aku baru tersadar, usiaku sudah memasuki kepala 2, it's mean i'm not a teenager anymore, alright ?
rasanya baru saja kemarin aku bercerita panjang lebar, dengan bangga pada ibuku, tentang kerjasama dengan saudara kembarku dalam ujian matematika pertama kami, sehingga kami sama-sama mendapatkan nilai bagus..yang berdampak kami harus duduk terpisah sangat jauh dikelas keesokan harinya.
rasanya baru saja kualami pagi dimana, kami akan bersamangat datang kesekolah disambut oleh tebakan nama negara beserta ibu kotanya yang dilanjutkan masing-masing dari kami akan menceritakan cita-cita dan keinginan negara mana yang akan menjadi tujuan kami ketika dewasa.
rasanya baru saja kemarin, dengan lantang aku meneriakkan HO'YA ! dengan bangganya dengan balutan pakaian pramuka yang dipenuhi badge dikedua sisi lengannya.
sepertinya baru saja kemarin, aku berdiri didepan sebuah kaca besar yang tergantung kokoh di dinding kamar dan memperhatika dengan seksama refleksi diriku didalam balutan seragam putih abu-abu lengkap dengan badge, dasi dan name tag sekolah yang kuimpikan sejak SMP.
rasanya baru saja kemaren aku merasa seperti sedang bermimpi, takjub saat memasuki sekolah dengan bangunan usia tua yang terletak di tengah kota.. dan tak terasa sekarang aku sudah menjadi alumni, bahkan kenangan mengenakan kebaya dan di berikan kalung kelulusan masih terasa sangat jelas.
sepertinya baru saja kemarin kualami hari dimana aku ingin waktu berhenti atau bahkan berputar kembali ketika tidak kutemukan namaku dalam pengumuman penerimaan sebuah universitas negeri yang sudah menolakku sebanyak 6 kali hingga saat ini.
waktu berjalan dengan sangat cepat, seolah tidak memberikan kompensasi sedikitpin pada kita untuk menyia-nyiakannya. hingga saat ini aku baru tersadar, usiaku sudah memasuki kepala 2, it's mean i'm not a teenager anymore, alright ?
terkadang aku masih suka menyanyikan lagu anak - anak yang di putar keras-keras setiap pagi, menjelang senam, seolah menjadi lagu pembuka yang mengiringi langkah satu persatu anak memasuki gerbang sekolah dengan pakaian yang masih rapi dan bersih.
semuanya masih tersimpan rapi ..
ke konyolan
ke bahagiaan
tangisan
bangga
kecewa
keusilan
kenakalan
tegang
takut
sedih
semuanya bercampur menjadi satu ..
banyak orang yang menantikan waktu dimana ia memasuki usia 20 tahun. saat dimana tidak ada lagi anggapan anak kecil ataupun tidak dewasa. usia dimana diberikannya kepercayaan untuk menentuka pilihan sendiri, usia dimana kebebasan datang dan usia dimana kita bisa mengambil keputusan sendiri. usia dimana orang tidak lagi memandang sebelah mata pada apa yang kita perbuat ataupun pikirkan.
namun entah mengapa, bagiku.. memasuki usia berkepala 2 itu adalah saat yang justru tidak menyenangkan. saat dimana kita diberikan lebih banyak tanggung jawab. saat dimana kita sudah dituntut oleh banyak sekali kewajiban dan saat dimana kita sudah harus dihadapkan dengan yang namanya "kehidupan".
berat rasanya.. .
semakin banyak tanggung jawab yang harus di pikul.
semakin banyak kewajiban yang harus diselesaikan.
mulai memikirkan masa depan.
mau jadi apa kedepannya ?
mulai memikirkan tujuan.
mulai memikirkan apa yang akan terjadi nantinya, di masa depan.
mulai memikirkan konsekuensi apa yang akan ditanggung.
menyusun strategi agar bisa mencapai ini itu.
***
ku lihat anak kecil berlarian dengan senyuman riang terkembang di bibir mungilnya .
iri ..
ingin rasanya kembali ke masa itu ..
masa dimana orang akan melakukan segala cara agar kita berhenti menangis .
masa dimana kita tidak perlu malu menangis sekencang - kencangnya ketika terjatuh .
masa dimana kita dengan mudahnya tertawa hanya karena sebatang coklat atau lolipop ..
masa dimana akan banyak orang yang membantu mu berdiri ketika kamu jatuh dan mengobatinya ketika terluka .
waktu berjalan begitu cepatnya ..
hingga tak terasa kitapun terhanyut dibawanya .
semakin bertambahnya usia, akan semakin banyak lagi tanggung jawab dan kewajiban yang harus di pikul .
pertanyaannya siap kah aku dengan itu semua ?
apa yang harus aku lakukan dengan itu semua ?
andai aku punya kemampuan untuk memutar dan menghentikan waktu ..
dijalan ini tidak ada tempat untuk berhenti
sikap lamban berarti mati
mereka yang bergerak, merekalah yang maju ke muka
mereka yang menunggu sejenak sekalipun
pasti akan tergilas
-muhammad Iqbal, Pakistan-
Friday, 11 February 2011
persimpangan
kita sudah sampai pada persimpangan, dan ini saatnya aku mengambil jalanku sendiri, berpisah denganmu yang memilih jalan lain .
cukup bagiku hidup di bawah bayang - bayang .
Dan sekarang aku akan menentukan jalan ku sendiri, menata dan menemukan orang - orang baru dalam perjalananku nanti.
semuanya akan tetap sama di ingatanku , jelas dan akan selalu ku ingat sebagai pelajaran yang berharga .
. t e r i m a k a s i h .
cukup bagiku hidup di bawah bayang - bayang .
Dan sekarang aku akan menentukan jalan ku sendiri, menata dan menemukan orang - orang baru dalam perjalananku nanti.
semuanya akan tetap sama di ingatanku , jelas dan akan selalu ku ingat sebagai pelajaran yang berharga .
. t e r i m a k a s i h .
Subscribe to:
Posts (Atom)